<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
> <channel><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; Pendongeng</title> <atom:link href="http://dongeng.org/author/admin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dongeng.org</link> <description>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &#38; Nusantara</description> <lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 11:46:58 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /><itunes:summary>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:summary> <itunes:author>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat</itunes:author> <itunes:explicit>no</itunes:explicit> <itunes:image href="http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/itunes_default.jpg" /> <itunes:subtitle>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:subtitle> <image><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; Pendongeng</title> <url>http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/rss_default.jpg</url><link>http://dongeng.org</link> </image> <item><title>Si Keledai</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/si-keledai.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/si-keledai.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 27 Mar 2012 09:03:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[hewan]]></category> <category><![CDATA[Motivasi]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=264</guid> <description><![CDATA[Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.
Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Ia mengajak tetangga-tetanggany a untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/mencari-kebahagiaan.html' rel='bookmark' title='Mencari Kebahagiaan'>Mencari Kebahagiaan</a> <small>Ada seekor celeng yang pemurung. Ia mempunyai tetangga seekor kera yang mempunyai sifat sebaliknya. Kera itu periang, banyak memiliki sahabat, serta pintar memberi nasihat. Suatu hari, celeng bertamu ke rumah kera.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/asal-usul-danau-maninjau.html' rel='bookmark' title='Asal Usul Danau Maninjau'>Asal Usul Danau Maninjau</a> <small>Danau Maninjau adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau dengan luas sekitar 99,5 km2 dengan kedalaman mencapai 495 meter ini merupakan danau terluas kesebelas di Indonesia, dan terluas kedua di Sumatra Barat. Menurut cerita, Danau Maninjau pada awalnya merupakan gunung berapi yang di puncaknya terdapat sebuah kawah yang luas. Oleh karena ulah manusia, gunung berapi itu meletus dan membentuk sebuah danau yang luas. Apa gerangan yang menyebabkan gunung berapi itu meletus dan berubah menjadi danau? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam cerita Asal Usul Danau Maninjau berikut ini!......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/si-keledai.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>22</slash:comments> </item> <item><title>Anak Durhaka Dari Singapura (Kisah Nyata)</title><link>http://dongeng.org/artikel/anak-durhaka-dari-singapura-kisah-nyata.html</link> <comments>http://dongeng.org/artikel/anak-durhaka-dari-singapura-kisah-nyata.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 03 Feb 2012 21:03:51 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Artikel]]></category> <category><![CDATA[bakti anak]]></category> <category><![CDATA[durhaka]]></category> <category><![CDATA[Motivasi]]></category> <category><![CDATA[singapore]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=582</guid> <description><![CDATA[Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.
No related posts.]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/artikel/anak-durhaka-dari-singapura-kisah-nyata.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>12</slash:comments> </item> <item><title>Hari-hari Akhir Si Pitung</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/hari-hari-akhir-si-pitung.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/hari-hari-akhir-si-pitung.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 30 Dec 2011 09:04:01 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[Tokoh]]></category> <category><![CDATA[belanda]]></category> <category><![CDATA[betawi]]></category> <category><![CDATA[Jakarta]]></category> <category><![CDATA[Pahlawan]]></category> <category><![CDATA[pendekar]]></category> <category><![CDATA[penjajah]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=241</guid> <description><![CDATA[Betawi Oktober 1893. Rakyat Betawi di kampung-kampung tengah berkabung. Dari mulut ke mulut mereka mendengar si Pitung atau Bang Pitung meninggal dunia, setelah tertembak dalam pertarungan tidak seimbang dengan kompeni. Bagi warga Betawi, kematian si Pitung merupakan duka mendalam. Karena ia membela rakyat kecil yang mengalami penindasan pada masa penjajahan Belanda. Sebaliknya, bagi kompeni sebutan untuk pemerintah kolonial Belanda pada masa itu, dia dilukiskan sebagai penjahat, pengacau, perampok, dan entah apa lagi.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-pitung.html' rel='bookmark' title='Si Pitung'>Si Pitung</a> <small>Pitung adalah salah satu pendekar orang asli Indonesia berasal dari daerah betawi yang berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Pitung dididik oleh kedua orang tuanya berharap menjadi orang saleh taat agama. Ayahnya Bang Piun dan Ibunya Mpok Pinah menitipkan si Pitung untuk belajar mengaji dan mempelajari bahasa Arab kepada Haji Naipin.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/entong-gendut-dari-batuampar.html' rel='bookmark' title='Entong Gendut Dari Batuampar'>Entong Gendut Dari Batuampar</a> <small>Pajak seyogianya diambil seperlima dari hasil panen. Bagian itu bisa berwujud padi, palawija, atau hasil pertanian lainnya, semuanya harus diserahkan kepada tuan tanah. Setelah tahun 1912, tuan tanah tidak mau lagi menerima bagian pajaknya. Dia minta kenaikan dua kali lipat. Alasannya, antara lain karena hasil panen jauh lebih bagus dari musim lalu. Dengan perbaikan sistem irigasi dari sungai ke sawah-sawah membuat hasil panen berlipat ganda, serta akibat pengukuran ulang. Tidak diremehkan pula kegigihan para mandor melakukan kontrol menjelang potong padi.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/jampang.html' rel='bookmark' title='Jampang'>Jampang</a> <small>Bayi yang masih merah itu lahir dan menangis keras sekali. "Syukur anak pertamaku sudah lahir," kata ayahnya dengan gembira. Setelah seminggu, anak itu ditimang-timang. Ibunya memperhatikan dengan khawatir.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/hari-hari-akhir-si-pitung.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>16</slash:comments> </item> <item><title>Istana Bunga</title><link>http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 20 Dec 2011 09:04:22 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[bakti anak]]></category> <category><![CDATA[bijaksana]]></category> <category><![CDATA[bunga]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[cerpen]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=575</guid> <description><![CDATA[Dahulu kala, hiduplah raja dan ratu yang kejam. Keduanya suka berfoya-foya dan menindas rakyat miskin. Raja dan Ratu ini mempunyai putra dan putri yang baik hati. Sifat mereka sangat berbeda dengan kedua orangtua mereka itu. Pangeran Aji Lesmana dan Puteri Rauna selalu menolong rakyat yang kesusahan. Keduanya suka menolong rakyatnya yang memerlukan bantuan.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html' rel='bookmark' title='Pohon Yang Egois'>Pohon Yang Egois</a> <small>Di antara pohon-pohon itu, adalah sebatang pohon yang egois. Ia ingin hidup sendiri supaya segalanya dapat ia miliki sendiri.Maka dicarilah akal agar pohon-pohon yang lain pergi dari situ. Dengan akal jahatnya, pohon-pohon itu tidak kerasan dan pergi satu persatu. Kini jadilah pohon yang jahat itu tinggal sendirian.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html' rel='bookmark' title='Bunga Mawar Yang Baik'>Bunga Mawar Yang Baik</a> <small>Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>10</slash:comments> </item> <item><title>Pulau Kakak-Beradik</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 16 Dec 2011 07:04:20 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[pulau]]></category> <category><![CDATA[saudara]]></category> <category><![CDATA[singapore]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=569</guid> <description><![CDATA[Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html' rel='bookmark' title='Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah'>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</a> <small>Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/kera-dan-ayam.html' rel='bookmark' title='Kera dan Ayam'>Kera dan Ayam</a> <small>Pada jaman dahulu, tersebutlah seekor ayam yang bersahabat dengan seekor kera. Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama, karena kelakuan si kera. Pada suatu petang Si Kera mengajak si ayam untuk berjalan-jalan. Ketika hari sudah petang si Kera mulai merasa lapar. Kemudian ia menangkap si Ayam dan mulai mencabuti bulunya. Si Ayam meronta-ronta dengan sekuat tenaga. Akhirnya, ia dapat meloloskan diri.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> <item><title>Tama Sahabatku</title><link>http://dongeng.org/cerpen-2/tama-sahabatku.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerpen-2/tama-sahabatku.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 16 Dec 2011 06:43:37 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerpen]]></category> <category><![CDATA[Cinta]]></category> <category><![CDATA[persahabatan]]></category> <category><![CDATA[teman baik]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=565</guid> <description><![CDATA[Cerita dari dunia fantasi, negeri dongeng di wilayah keia menceritakan seorang lelaki berperawakan tinggi, kurus, tulangnya besar. Pipinya agak tirus ia suka sekali berpetualang dan penyuka kopi. Yang paling aku ingat dia sering membuatkan cokelat panas untukku. Dialah Tama sahabatku
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerpen-2/teman-baik-yang-khianat.html' rel='bookmark' title='Teman Baik yang Khianat'>Teman Baik yang Khianat</a> <small>Muka-ku memerah, sedang marah besar. Rasanya kepala-ku mau pecah saat ini juga. "Grrrrhhhh!!!! Aku benci padamu, Morin!", gumam-ku dalam hati. Tiba-tiba Sylvia, kakak-ku, datang. "Ada apa, Venda? Kamu kayaknya lagi marah, deh! Coba cerita sama kakak ada apa....", bujuk Kak Sylvia. "Ah, kakak nggak perlu tahu! Ini masalahku sendiri,", kataku dengan senyum di bibir. Padahal, saat itu aku masih ada rasa benci dengan Morin.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerpen-2/tama-sahabatku.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Bunga Mawar Yang Baik</title><link>http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 03 Oct 2011 21:03:52 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerpen]]></category> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[bunga]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[jahat]]></category> <category><![CDATA[pemarah]]></category> <category><![CDATA[positif]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=561</guid> <description><![CDATA[Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar  merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html' rel='bookmark' title='Pohon Yang Egois'>Pohon Yang Egois</a> <small>Di antara pohon-pohon itu, adalah sebatang pohon yang egois. Ia ingin hidup sendiri supaya segalanya dapat ia miliki sendiri.Maka dicarilah akal agar pohon-pohon yang lain pergi dari situ. Dengan akal jahatnya, pohon-pohon itu tidak kerasan dan pergi satu persatu. Kini jadilah pohon yang jahat itu tinggal sendirian.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html' rel='bookmark' title='Istana Bunga'>Istana Bunga</a> <small>Dahulu kala, hiduplah raja dan ratu yang kejam. Keduanya suka berfoya-foya dan menindas rakyat miskin. Raja dan Ratu ini mempunyai putra dan putri yang baik hati. Sifat mereka sangat berbeda dengan kedua orangtua mereka itu. Pangeran Aji Lesmana dan Puteri Rauna selalu menolong rakyat yang kesusahan. Keduanya suka menolong rakyatnya yang memerlukan bantuan. ......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>12</slash:comments> </item> <item><title>Pohon Yang Egois</title><link>http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 30 Sep 2011 09:03:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[cerpen]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[egois]]></category> <category><![CDATA[pohon]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=557</guid> <description><![CDATA[Di antara pohon-pohon itu, adalah sebatang pohon yang egois. Ia ingin hidup sendiri supaya segalanya dapat ia miliki sendiri.Maka dicarilah akal agar pohon-pohon yang lain  pergi dari situ. Dengan akal jahatnya, pohon-pohon itu tidak kerasan dan pergi satu persatu. Kini jadilah pohon yang jahat itu tinggal sendirian.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html' rel='bookmark' title='Bunga Mawar Yang Baik'>Bunga Mawar Yang Baik</a> <small>Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html' rel='bookmark' title='Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah'>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</a> <small>Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> <item><title>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 26 Sep 2011 09:03:52 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[aceh]]></category> <category><![CDATA[asal nama]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[jahat]]></category> <category><![CDATA[kejam]]></category> <category><![CDATA[kerajaan]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[raksasa]]></category> <category><![CDATA[sumatra]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=554</guid> <description><![CDATA[Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/ular-dandaung.html' rel='bookmark' title='Ular Dandaung'>Ular Dandaung</a> <small>Konon, dahulu kala ada sebuah kerajaan. Tidak disebutkan oleh pencerita apa nama kerajaan itu. Menurut cerita, kerajaan itu cukup besar. Negerinya kaya raya sehingga penghasilan rakyat melimpah ruah. Rajanya adil dan bijaksana. Kekayaan kerajaan bukan hanya dinikmati raja dan keluarganya, tetapi rakyat pun turut menikmati. Pantaslah jika kerajaan itu selalu dalam suasana tenteram dan damai. Dengan kerajaan-kerajaan lain pun, tidak pernah terjadi silang sengketa sehingga mereka dapat hidup berdampingan secara damai.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Buluh Perindu</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/buluh-perindu.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/buluh-perindu.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 05 Aug 2011 02:32:31 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[positif]]></category> <category><![CDATA[suara]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=543</guid> <description><![CDATA[Adalah serumpun bambu yang subur di tengah sawah. Oleh penduduk sekitar bambu-bambu itu sering ditebang untuk bangunan rumah misalnya : tiang, kaso, reng, dinding atau gedek.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html' rel='bookmark' title='Bunga Mawar Yang Baik'>Bunga Mawar Yang Baik</a> <small>Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/rumah-baru-untuk-riri.html' rel='bookmark' title='Rumah Baru Untuk Riri'>Rumah Baru Untuk Riri</a> <small>"Ibu,aku ingin rumah baru", saat itu ibunya sedang tidur siang. Ibu menatap Riri dengan heran "Ada apa Riri Sayang?", tanya ibu. "Aku ingin rumah baru bu, rumahku sudah berlubang,lihatlah bu". "Rumah mu masih bagus koq", kata ibu. "Tapi aku tidak mau bu punya rumah yang sudah berlubang begini", lanjut Riri. Dengan tersenyum dan mengerti maksud Riri, ibu menjawab, "Ayo kita cari di tepi pantai". Di tepi pantai banyak sekali rumah-rumah bekas yang di tinggal kan oleh yang terdahulu, ada yang masih bagus dan ada juga yang telah hancur.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/buluh-perindu.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  dongeng.org/author/admin/feed ) in 1.91238 seconds, on May 19th, 2012 at 9:58 am UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 19th, 2012 at 10:58 am UTC -->
