Advertisement

nama domain murah

» Pendongeng

  • Asal Usul Burung Ruai
    By on July 28th, 2011 | 3 Comments3 Comments Comments

    Konon pada zaman dahulu di daerah Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat), tepatnya di pedalaman benua Bantahan sebelah Timur Kota Sekura Ibukota Kecamatan Teluk Keramat yang dihuni oleh Suku Dayak, telah terjadi peristiwa yang sangat menakjubkan untuk diketahui dan menarik untuk dikaji, sehingga peristiwa itu diangkat ke permukaan.

  • Manusia Satu Kata
    By on August 4th, 2010 | 53 Comments53 Comments Comments

    Hari yang cerah. Raja Mahendra pergi ke hutan untuk menguji kemampuannya berburu. Ia melarang para pengawal mengikutinya masuk ke hutan. Di tengah hutan, tampak seekor kijang asyik makan rumput. Raja Mahendra langsung membidik anak panahnya.

  • Pak Serkah
    By on June 23rd, 2010 | 35 Comments35 Comments Comments

    Pada suatu masa, hiduplah Pak Serkah dan keluarganya. Pak Serkah hanya bekerja sebagai pedagang keliling. Hidupnya serba kecukupan. Dia mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Nana. Barang-barang yang dijualnya ada ember, gayung, tempat minum, tempat makan, dan lain-lain. Semua barang dagangannya itu dimasukkan-nya kedalam sebuah gerobak tua pemberian Kakeknya yang sudah meninggal. Itulah hadiah terakhir Pak Serkah dari Kakeknya.

  • Teman Baik yang Khianat
    By on June 19th, 2010 | 29 Comments29 Comments Comments

    Muka-ku memerah, sedang marah besar. Rasanya kepala-ku mau pecah saat ini juga. “Grrrrhhhh!!!! Aku benci padamu, Morin!”, gumam-ku dalam hati. Tiba-tiba Sylvia, kakak-ku, datang. “Ada apa, Venda? Kamu kayaknya lagi marah, deh! Coba cerita sama kakak ada apa….”, bujuk Kak Sylvia. “Ah, kakak nggak perlu tahu! Ini masalahku sendiri,”, kataku dengan senyum di bibir. Padahal, saat itu aku masih ada rasa benci dengan Morin.

  • Legenda Gunung Batu Hapu
    By on May 26th, 2010 | 21 Comments21 Comments Comments

    Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.