Dan dalam perjalanan pulangnya, ketika Begawan Sidi Mantra sampai di Tanah Benteng, di torehkannya tongkatnya ke tanah untuk membuat batas dengan anaknya. Seketika itu pula bekas torehan itu bertambah lebar dan air laut naik menggenanginya. Dan lama kelamaan menjadi sebuah selat. Selat itulah yang sekarang di beri nama “Selat Bali”.


Asal Usul Kota Banjarmasin
Buaya Perompak
Hikayat Bunga Kemuning
Telaga Pasir Sarangan
Suri Ikun dan Dua Burung
Hari-hari Akhir Si Pitung
Buluh Perindu
Apollo dan Daphne
Lutung Kasarung
Teman Baik yang Khianat