<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
> <channel><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; cerita anak</title> <atom:link href="http://dongeng.org/tag/cerita-anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dongeng.org</link> <description>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &#38; Nusantara</description> <lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 11:46:58 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /><itunes:summary>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:summary> <itunes:author>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat</itunes:author> <itunes:explicit>no</itunes:explicit> <itunes:image href="http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/itunes_default.jpg" /> <itunes:subtitle>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:subtitle> <image><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; cerita anak</title> <url>http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/rss_default.jpg</url><link>http://dongeng.org</link> </image> <item><title>Si Keledai</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/si-keledai.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/si-keledai.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 27 Mar 2012 09:03:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[hewan]]></category> <category><![CDATA[Motivasi]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=264</guid> <description><![CDATA[Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.
Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Ia mengajak tetangga-tetanggany a untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/mencari-kebahagiaan.html' rel='bookmark' title='Mencari Kebahagiaan'>Mencari Kebahagiaan</a> <small>Ada seekor celeng yang pemurung. Ia mempunyai tetangga seekor kera yang mempunyai sifat sebaliknya. Kera itu periang, banyak memiliki sahabat, serta pintar memberi nasihat. Suatu hari, celeng bertamu ke rumah kera.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/asal-usul-danau-maninjau.html' rel='bookmark' title='Asal Usul Danau Maninjau'>Asal Usul Danau Maninjau</a> <small>Danau Maninjau adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau dengan luas sekitar 99,5 km2 dengan kedalaman mencapai 495 meter ini merupakan danau terluas kesebelas di Indonesia, dan terluas kedua di Sumatra Barat. Menurut cerita, Danau Maninjau pada awalnya merupakan gunung berapi yang di puncaknya terdapat sebuah kawah yang luas. Oleh karena ulah manusia, gunung berapi itu meletus dan membentuk sebuah danau yang luas. Apa gerangan yang menyebabkan gunung berapi itu meletus dan berubah menjadi danau? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam cerita Asal Usul Danau Maninjau berikut ini!......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/si-keledai.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>22</slash:comments> </item> <item><title>Istana Bunga</title><link>http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 20 Dec 2011 09:04:22 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[bakti anak]]></category> <category><![CDATA[bijaksana]]></category> <category><![CDATA[bunga]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[cerpen]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=575</guid> <description><![CDATA[Dahulu kala, hiduplah raja dan ratu yang kejam. Keduanya suka berfoya-foya dan menindas rakyat miskin. Raja dan Ratu ini mempunyai putra dan putri yang baik hati. Sifat mereka sangat berbeda dengan kedua orangtua mereka itu. Pangeran Aji Lesmana dan Puteri Rauna selalu menolong rakyat yang kesusahan. Keduanya suka menolong rakyatnya yang memerlukan bantuan.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html' rel='bookmark' title='Pohon Yang Egois'>Pohon Yang Egois</a> <small>Di antara pohon-pohon itu, adalah sebatang pohon yang egois. Ia ingin hidup sendiri supaya segalanya dapat ia miliki sendiri.Maka dicarilah akal agar pohon-pohon yang lain pergi dari situ. Dengan akal jahatnya, pohon-pohon itu tidak kerasan dan pergi satu persatu. Kini jadilah pohon yang jahat itu tinggal sendirian.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html' rel='bookmark' title='Bunga Mawar Yang Baik'>Bunga Mawar Yang Baik</a> <small>Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>11</slash:comments> </item> <item><title>Pulau Kakak-Beradik</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 16 Dec 2011 07:04:20 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[pulau]]></category> <category><![CDATA[saudara]]></category> <category><![CDATA[singapore]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=569</guid> <description><![CDATA[Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html' rel='bookmark' title='Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah'>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</a> <small>Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/kera-dan-ayam.html' rel='bookmark' title='Kera dan Ayam'>Kera dan Ayam</a> <small>Pada jaman dahulu, tersebutlah seekor ayam yang bersahabat dengan seekor kera. Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama, karena kelakuan si kera. Pada suatu petang Si Kera mengajak si ayam untuk berjalan-jalan. Ketika hari sudah petang si Kera mulai merasa lapar. Kemudian ia menangkap si Ayam dan mulai mencabuti bulunya. Si Ayam meronta-ronta dengan sekuat tenaga. Akhirnya, ia dapat meloloskan diri.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> <item><title>Bunga Mawar Yang Baik</title><link>http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 03 Oct 2011 21:03:52 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerpen]]></category> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[bunga]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[jahat]]></category> <category><![CDATA[pemarah]]></category> <category><![CDATA[positif]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=561</guid> <description><![CDATA[Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar  merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html' rel='bookmark' title='Pohon Yang Egois'>Pohon Yang Egois</a> <small>Di antara pohon-pohon itu, adalah sebatang pohon yang egois. Ia ingin hidup sendiri supaya segalanya dapat ia miliki sendiri.Maka dicarilah akal agar pohon-pohon yang lain pergi dari situ. Dengan akal jahatnya, pohon-pohon itu tidak kerasan dan pergi satu persatu. Kini jadilah pohon yang jahat itu tinggal sendirian.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/istana-bunga.html' rel='bookmark' title='Istana Bunga'>Istana Bunga</a> <small>Dahulu kala, hiduplah raja dan ratu yang kejam. Keduanya suka berfoya-foya dan menindas rakyat miskin. Raja dan Ratu ini mempunyai putra dan putri yang baik hati. Sifat mereka sangat berbeda dengan kedua orangtua mereka itu. Pangeran Aji Lesmana dan Puteri Rauna selalu menolong rakyat yang kesusahan. Keduanya suka menolong rakyatnya yang memerlukan bantuan. ......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>12</slash:comments> </item> <item><title>Pohon Yang Egois</title><link>http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 30 Sep 2011 09:03:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[cerpen]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[egois]]></category> <category><![CDATA[pohon]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=557</guid> <description><![CDATA[Di antara pohon-pohon itu, adalah sebatang pohon yang egois. Ia ingin hidup sendiri supaya segalanya dapat ia miliki sendiri.Maka dicarilah akal agar pohon-pohon yang lain  pergi dari situ. Dengan akal jahatnya, pohon-pohon itu tidak kerasan dan pergi satu persatu. Kini jadilah pohon yang jahat itu tinggal sendirian.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html' rel='bookmark' title='Bunga Mawar Yang Baik'>Bunga Mawar Yang Baik</a> <small>Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html' rel='bookmark' title='Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah'>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</a> <small>Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng/pohon-yang-egois.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> <item><title>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 26 Sep 2011 09:03:52 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[aceh]]></category> <category><![CDATA[asal nama]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[dongeng]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[jahat]]></category> <category><![CDATA[kejam]]></category> <category><![CDATA[kerajaan]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[raksasa]]></category> <category><![CDATA[sumatra]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=554</guid> <description><![CDATA[Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/ular-dandaung.html' rel='bookmark' title='Ular Dandaung'>Ular Dandaung</a> <small>Konon, dahulu kala ada sebuah kerajaan. Tidak disebutkan oleh pencerita apa nama kerajaan itu. Menurut cerita, kerajaan itu cukup besar. Negerinya kaya raya sehingga penghasilan rakyat melimpah ruah. Rajanya adil dan bijaksana. Kekayaan kerajaan bukan hanya dinikmati raja dan keluarganya, tetapi rakyat pun turut menikmati. Pantaslah jika kerajaan itu selalu dalam suasana tenteram dan damai. Dengan kerajaan-kerajaan lain pun, tidak pernah terjadi silang sengketa sehingga mereka dapat hidup berdampingan secara damai.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/hikayat-bunga-kemuning.html' rel='bookmark' title='Hikayat Bunga Kemuning'>Hikayat Bunga Kemuning</a> <small>Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Buluh Perindu</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/buluh-perindu.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/buluh-perindu.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 05 Aug 2011 02:32:31 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[Dongeng]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[positif]]></category> <category><![CDATA[suara]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=543</guid> <description><![CDATA[Adalah serumpun bambu yang subur di tengah sawah. Oleh penduduk sekitar bambu-bambu itu sering ditebang untuk bangunan rumah misalnya : tiang, kaso, reng, dinding atau gedek.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/bunga-mawar-yang-baik.html' rel='bookmark' title='Bunga Mawar Yang Baik'>Bunga Mawar Yang Baik</a> <small>Di sebuah kebun tumbuhlah dua pohon mawar merah dan putih. Mawar merah selalu marah-marah karena hal-hal yang sepele sedangkan mawar putih selalu baik hati. Jika mawar merah marah, mawar putih hanya diam mengalah. Meskipun dimarahi, mawar putih selalu membalas kebaikan pada mawar merah.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/pulau-kakak-beradik.html' rel='bookmark' title='Pulau Kakak-Beradik'>Pulau Kakak-Beradik</a> <small>Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul di kejauhan. Mereka yakin, pulau itu adalah penjelmaan Mina dan Lina. Kedua pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya Pulau Kakak-Beradik.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng/rumah-baru-untuk-riri.html' rel='bookmark' title='Rumah Baru Untuk Riri'>Rumah Baru Untuk Riri</a> <small>"Ibu,aku ingin rumah baru", saat itu ibunya sedang tidur siang. Ibu menatap Riri dengan heran "Ada apa Riri Sayang?", tanya ibu. "Aku ingin rumah baru bu, rumahku sudah berlubang,lihatlah bu". "Rumah mu masih bagus koq", kata ibu. "Tapi aku tidak mau bu punya rumah yang sudah berlubang begini", lanjut Riri. Dengan tersenyum dan mengerti maksud Riri, ibu menjawab, "Ayo kita cari di tepi pantai". Di tepi pantai banyak sekali rumah-rumah bekas yang di tinggal kan oleh yang terdahulu, ada yang masih bagus dan ada juga yang telah hancur.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/buluh-perindu.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Anak Kerang</title><link>http://dongeng.org/dongeng-motivasi/anak-kerang.html</link> <comments>http://dongeng.org/dongeng-motivasi/anak-kerang.html#comments</comments> <pubDate>Wed, 03 Aug 2011 02:32:28 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Dongeng Motivasi]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[hewan]]></category> <category><![CDATA[positif]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=284</guid> <description><![CDATA[Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. "Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata, "Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu."
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng-motivasi/ayam-dan-sapi.html' rel='bookmark' title='Ayam dan Sapi'>Ayam dan Sapi</a> <small>"Kenapa sih", kata seorang kaya pada pelayannya, "Orang-orang mengataiku pelit. Padahal semua orang kan tahu kalau aku wafat nanti, aku akan memberikan semua yang aku punya pada yayasan sosial dan panti asuhan?" "Akan saya ceritakan fabel tentang ayam dan sapi," jawab pelayannya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng-motivasi/pohon-apel.html' rel='bookmark' title='Pohon Apel'>Pohon Apel</a> <small>Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/dongeng-motivasi/wortel-telur-dan-kopi.html' rel='bookmark' title='Wortel, Telur, Dan Kopi'>Wortel, Telur, Dan Kopi</a> <small>Seorang anak perempuan mengeluh pada sang ayah tentang kehidupannya yang sangat berat. Ia tak tahu lagi apa yang harus dilakukan dan bermaksud untuk menyerah. Ia merasa capai untuk terus berjuang dan berjuang. Bila satu persoalan telah teratasi, maka persoalan yang lain muncul. Lalu, ayahnya yang seorang koki membawanya ke dapur. Ia mengisi tiga panci dengan air kemudian menaruh ketiganya di atas api. Segera air dalam panci-panci itu mendidih. Pada panci pertama dimasukkannya beberapa wortel Ke dalam panci kedua dimasukkannya beberapa butir telur. Dan, pada panci terakhir dimasukkannya biji-biji kopi. Lalu dibiarkannya ketiga panci itu beberapa saat tanpa berkata sepatah kata. ......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/dongeng-motivasi/anak-kerang.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>16</slash:comments> </item> <item><title>Pangeran Sarif</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/pangeran-sarif.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/pangeran-sarif.html#comments</comments> <pubDate>Sun, 31 Jul 2011 14:33:15 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[asal nama]]></category> <category><![CDATA[batavia]]></category> <category><![CDATA[belanda]]></category> <category><![CDATA[betawi]]></category> <category><![CDATA[bijaksana]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[islam]]></category> <category><![CDATA[Jakarta]]></category> <category><![CDATA[pangeran]]></category> <category><![CDATA[penjajah]]></category> <category><![CDATA[Sejarah]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=418</guid> <description><![CDATA[Jatuhnya Jayakarta ke tangan Kompeni Belanda pada tahun 1619 membuat banyak ulama marah. Mereka menjauhi keramaian kota dan pergi berbondong-bondong ke tempat yang lebih udik. Mereka melakukan persiapan, siapa tahu suatu saat dapat melakukan pembalasan untuk menguasai kota Jayakarta kembali. Walaupun kenyataannya sulit, mereka tidak kenal putus asa. Mereka terpaksa hidup di tepi-tepi hutan, sedangkan anak dan istri ditinggalkan beberapa saat. Hanya pada saat tertentu mereka berkumpul, sesudah itu berpisah kembali. Karena keadaan yang terus menekan, lama-kelamaan merepotkan juga kalau keluarga ditinggalkan. Mau tidak mau keluarga harus diajak. Salah seorang dari para ulama itu adalah Pangeran Sarif. Selain istri, ikut juga seorang pembantu lelakinya yang masih muda.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/entong-gendut-dari-batuampar.html' rel='bookmark' title='Entong Gendut Dari Batuampar'>Entong Gendut Dari Batuampar</a> <small>Pajak seyogianya diambil seperlima dari hasil panen. Bagian itu bisa berwujud padi, palawija, atau hasil pertanian lainnya, semuanya harus diserahkan kepada tuan tanah. Setelah tahun 1912, tuan tanah tidak mau lagi menerima bagian pajaknya. Dia minta kenaikan dua kali lipat. Alasannya, antara lain karena hasil panen jauh lebih bagus dari musim lalu. Dengan perbaikan sistem irigasi dari sungai ke sawah-sawah membuat hasil panen berlipat ganda, serta akibat pengukuran ulang. Tidak diremehkan pula kegigihan para mandor melakukan kontrol menjelang potong padi.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-kota-banjarmasin.html' rel='bookmark' title='Asal Usul Kota Banjarmasin'>Asal Usul Kota Banjarmasin</a> <small>Pada zaman dahulu berdirilah sebuah kerajaan bernama Nagara Daha. Kerajaan itu didirikan Putri Kalungsu bersama putranya, Raden Sari Kaburangan alias Sekar Sungsang yang bergelar Panji Agung Maharaja Sari Kaburangan. Konon, Sekar Sungsang seorang penganut Syiwa. la mendirikan candi dan lingga terbesar di Kalimantan Selatan. Candi yang didirikan itu bernama Candi Laras. Pengganti Sekar Sungsang adalah Maharaja Sukarama. Pada masa pemerintahannya, pergolakan berlangsung terus-menerus. Walaupun Maharaja Sukarama mengamanatkan agar cucunya, Pangeran Samudera, kelak menggantikan tahta, Pangeran Mangkubumi-lah yang naik takhta.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/jampang.html' rel='bookmark' title='Jampang'>Jampang</a> <small>Bayi yang masih merah itu lahir dan menangis keras sekali. "Syukur anak pertamaku sudah lahir," kata ayahnya dengan gembira. Setelah seminggu, anak itu ditimang-timang. Ibunya memperhatikan dengan khawatir.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/pangeran-sarif.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>4</slash:comments> </item> <item><title>Pygmalion</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/yunani-kuno/pygmalion.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/yunani-kuno/pygmalion.html#comments</comments> <pubDate>Sat, 30 Jul 2011 02:33:02 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Yunani Kuno]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[dewa]]></category> <category><![CDATA[positif]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=266</guid> <description><![CDATA[Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/yunani-kuno/apollo-dan-daphne.html' rel='bookmark' title='Apollo dan Daphne'>Apollo dan Daphne</a> <small>Daphne adalah cinta pertama Apollo. Apollo jatuh cinta bukan tidak disengaja, tetapi sengaja dibuat secara kejam oleh Cupid, Putra Venus. Apollo melihat seorang anak yang bermain dengan busur dan panah; dan karena Apollo masih mabuk kepayang atas kemenangannya atas Python, dia berkata kepadanya, "Apa yang kau lakukan dengan senjata perang, saucy boy? Berikan kepada mereka yang pantas. Lihatlah aku yang telah mengalahkan ular raksasa yang badannya telah meracuni banyak dataran!"......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/yunani-kuno/pygmalion.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>19</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  dongeng.org/tag/cerita-anak/feed ) in 2.13492 seconds, on May 22nd, 2012 at 3:20 am UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 22nd, 2012 at 4:20 am UTC -->
