<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
> <channel><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; durhaka</title> <atom:link href="http://dongeng.org/tag/durhaka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dongeng.org</link> <description>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &#38; Nusantara</description> <lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 11:46:58 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /><itunes:summary>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:summary> <itunes:author>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat</itunes:author> <itunes:explicit>no</itunes:explicit> <itunes:image href="http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/itunes_default.jpg" /> <itunes:subtitle>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:subtitle> <image><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; durhaka</title> <url>http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/rss_default.jpg</url><link>http://dongeng.org</link> </image> <item><title>Anak Durhaka Dari Singapura (Kisah Nyata)</title><link>http://dongeng.org/artikel/anak-durhaka-dari-singapura-kisah-nyata.html</link> <comments>http://dongeng.org/artikel/anak-durhaka-dari-singapura-kisah-nyata.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 03 Feb 2012 21:03:51 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Artikel]]></category> <category><![CDATA[bakti anak]]></category> <category><![CDATA[durhaka]]></category> <category><![CDATA[Motivasi]]></category> <category><![CDATA[singapore]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=582</guid> <description><![CDATA[Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.
No related posts.]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/artikel/anak-durhaka-dari-singapura-kisah-nyata.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>12</slash:comments> </item> <item><title>Legenda Gunung Batu Hapu</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 25 May 2010 17:00:21 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[anak nakal]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[dongeng anak]]></category> <category><![CDATA[durhaka]]></category> <category><![CDATA[hewan]]></category> <category><![CDATA[Kalimantan Selatan]]></category> <category><![CDATA[kutukan]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[mitos]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=450</guid> <description><![CDATA[Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/ular-dandaung.html' rel='bookmark' title='Ular Dandaung'>Ular Dandaung</a> <small>Konon, dahulu kala ada sebuah kerajaan. Tidak disebutkan oleh pencerita apa nama kerajaan itu. Menurut cerita, kerajaan itu cukup besar. Negerinya kaya raya sehingga penghasilan rakyat melimpah ruah. Rajanya adil dan bijaksana. Kekayaan kerajaan bukan hanya dinikmati raja dan keluarganya, tetapi rakyat pun turut menikmati. Pantaslah jika kerajaan itu selalu dalam suasana tenteram dan damai. Dengan kerajaan-kerajaan lain pun, tidak pernah terjadi silang sengketa sehingga mereka dapat hidup berdampingan secara damai.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-telaga-bidadari.html' rel='bookmark' title='Legenda Telaga Bidadari'>Legenda Telaga Bidadari</a> <small>Telaga itu tidak seberapa lebar dan dalam, kurang lebih tiga meter panjangnya dan dua meter lebarnya dengan kedalaman dua meter. Airnya Bening dan jernih, tidak pernah kering walau kemarau panjang sekalipun. Letaknya di atas sebuah pematang, di bawah keteduhan, kelebatan, dan kerindangan pepohonan, khususnya pohon limau. Jika pohon-pohon limau itu berbunga, berkerumunlah burung-burung dan serangga mengisap madu. Di permukaan tanah itu menjalar dengan suburnya sejenis tumbuhan, gadung namanya. Gadung mempunyai umbi yang besar dan dapat dibuat menjadi kerupuk yang gurih dan enak rasanya. Akan tetapi, jika kurang mahir mengolah bisa menjadi racun bagi orang yang memakannya karena memabukkan.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-gunung-tangkuban-perahu.html' rel='bookmark' title='Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu'>Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu</a> <small>Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat Parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>23</slash:comments> </item> <item><title>Si Lancang</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 24 Apr 2009 16:44:27 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[durhaka]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[Riau]]></category> <category><![CDATA[sungai]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=118</guid> <description><![CDATA[Konon, pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang wanita miskin dengan anak laki-lakinya yang bernama si Lancang. Mereka berdua tinggal di sebuah gubuk reot di sebuah negeri bernama Kampar. Ayah si Lancang sudah lama meninggal dunia. Emak Lancang bekerja menggarap ladang orang lain, sedangkan si Lancang menggembalakan ternak tetangganya.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/malin-kundang-si-anak-durhaka.html' rel='bookmark' title='Malin Kundang'>Malin Kundang</a> <small>Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di pantai Air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html' rel='bookmark' title='Legenda Gunung Batu Hapu'>Legenda Gunung Batu Hapu</a> <small>Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html' rel='bookmark' title='Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah'>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</a> <small>Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> <item><title>Malin Kundang</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/malin-kundang-si-anak-durhaka.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/malin-kundang-si-anak-durhaka.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 21 Apr 2009 17:52:12 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[bakti anak]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[durhaka]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=15</guid> <description><![CDATA[Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di pantai Air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html' rel='bookmark' title='Legenda Gunung Batu Hapu'>Legenda Gunung Batu Hapu</a> <small>Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html' rel='bookmark' title='Si Lancang'>Si Lancang</a> <small>Konon, pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang wanita miskin dengan anak laki-lakinya yang bernama si Lancang. Mereka berdua tinggal di sebuah gubuk reot di sebuah negeri bernama Kampar. Ayah si Lancang sudah lama meninggal dunia. Emak Lancang bekerja menggarap ladang orang lain, sedangkan si Lancang menggembalakan ternak tetangganya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/batu-golog.html' rel='bookmark' title='Batu Golog'>Batu Golog</a> <small>Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/malin-kundang-si-anak-durhaka.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>99</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  dongeng.org/tag/durhaka/feed ) in 1.71319 seconds, on May 22nd, 2012 at 3:33 am UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 22nd, 2012 at 4:33 am UTC -->
