Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.
» Kalimantan Selatan
- Si Buta Dan Si BungkungBy Pendongeng on May 12th, 2010 | 25 Comments
Di suatu kampung tinggallah dua orang pemuda sebaya. Mereka bersahabat akrab sekali. Kemana pun mereka pergi selalu bersama. Boleh dikata tidak pernah terjadi pertengkaran di antara mereka. Jika yang seorang sedang marah, yang seorang lagi berdiam diri atau membujuk sehingga kemarahannya reda. Begitu juga jika ada kesulitan, selalu mereka atasi bersama.
- Dongeng Seekor NyamukBy Pendongeng on May 5th, 2010 | 21 Comments
Di suatu negeri antah-berantah bertahtalah seorang raja yang arif bijaksana. Raja itu hidup bersama permaisuri dan putra-putrinya. Rakyat sangat mencintainya. Istananya terbuka setiap waktu untuk dikunjungi siapa saja. Ua mau mendengar pendapat dan pengaduan rakyatnya. Anak-anak pun boleh bermain-main di halaman sekitar istana.
- Anak Pipit Dan KeraBy Pendongeng on April 28th, 2010 | 15 Comments
Tersebutlah seekor kera yang tinggal sendiri di atas pohon di dekat sebuah tepian. Kera itu ditinggalkan kawan-kawannya karena ia sombong dan mementingkan diri sendiri. Dia menganggap pohon tempat tinggalnya itu miliknya sehingga kera-kera lain tidak diizinkan tinggal di sana. Tepian mandi itu pun dianggap miliknya.
- Hj. Yustan AziddinBy Pendongeng on April 25th, 2010 | Comments Off
Hj. Yustan Aziddin dilahirkan di Margasari (Kabupaten Tapin, Propinsi Kalimantan Selatan), 13 Mei 1933. Gelar sarjana pendidikan diperoleh dari Fakultas Keguruan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (1973).


Buluh Perindu
Rumah Baru Untuk Riri
Entong Gendut Dari Batuampar
Nyai Anteh Sang Penunggu Bulan
Legenda Dracula
Asal Usul Banyuwangi
Kera dan Ayam
Towjatuwa dan Buaya Sakti
Aryo Menak dan Tujuh Bidadari
Legenda Telaga Bidadari