Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.


Suri Ikun dan Dua Burung
Asal Usul Selat Bali
Tama Sahabatku
Mirah, Singa Betina Dari Marunda
Asal Usul Burung Ruai
Asal Usul Kota Banjarmasin
Pohon Yang Egois