Dongeng Cerita Rakyat Indonesia

Kumpulan dan contoh cerita rakyat & dongeng anak indonesia nusantara tentang legenda danau toba, asal usul candi, hikayat bunga kemuning, cerita malin kundang.

hosting indonesia

Posts tagged "penjajah"

Hari-hari Akhir Si Pitung

Betawi Oktober 1893. Rakyat Betawi di kampung-kampung tengah berkabung. Dari mulut ke mulut mereka mendengar si Pitung atau Bang Pitung meninggal dunia, setelah tertembak dalam pertarungan tidak seimbang dengan kompeni. Bagi warga Betawi, kematian si Pitung merupakan duka mendalam. Karena ia membela rakyat kecil yang mengalami penindasan pada masa penjajahan Belanda. Sebaliknya, bagi kompeni sebutan untuk pemerintah kolonial Belanda pada masa itu, dia dilukiskan sebagai penjahat, pengacau, perampok, dan entah apa lagi.

Read more...

Nama Domain Murah

16 comments - What do you think?
Posted by Pendongeng - December 30, 2011 at 4:04 pm

Categories: Nusantara, Tokoh   Tags: , , , , ,

Pangeran Sarif

Jatuhnya Jayakarta ke tangan Kompeni Belanda pada tahun 1619 membuat banyak ulama marah. Mereka menjauhi keramaian kota dan pergi berbondong-bondong ke tempat yang lebih udik. Mereka melakukan persiapan, siapa tahu suatu saat dapat melakukan pembalasan untuk menguasai kota Jayakarta kembali. Walaupun kenyataannya sulit, mereka tidak kenal putus asa. Mereka terpaksa hidup di tepi-tepi hutan, sedangkan anak dan istri ditinggalkan beberapa saat. Hanya pada saat tertentu mereka berkumpul, sesudah itu berpisah kembali. Karena keadaan yang terus menekan, lama-kelamaan merepotkan juga kalau keluarga ditinggalkan. Mau tidak mau keluarga harus diajak. Salah seorang dari para ulama itu adalah Pangeran Sarif. Selain istri, ikut juga seorang pembantu lelakinya yang masih muda.

Read more...

4 comments - What do you think?
Posted by Pendongeng - July 31, 2011 at 9:33 pm

Categories: Nusantara   Tags: , , , , , , , , , , , ,

Jampang

Bayi yang masih merah itu lahir dan menangis keras sekali. "Syukur anak pertamaku sudah lahir," kata ayahnya dengan gembira. Setelah seminggu, anak itu ditimang-timang. Ibunya memperhatikan dengan khawatir.

Read more...

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Pendongeng - April 12, 2010 at 12:00 am

Categories: Nusantara   Tags: , , , , , ,

Entong Gendut Dari Batuampar

Pajak seyogianya diambil seperlima dari hasil panen. Bagian itu bisa berwujud padi, palawija, atau hasil pertanian lainnya, semuanya harus diserahkan kepada tuan tanah. Setelah tahun 1912, tuan tanah tidak mau lagi menerima bagian pajaknya. Dia minta kenaikan dua kali lipat. Alasannya, antara lain karena hasil panen jauh lebih bagus dari musim lalu. Dengan perbaikan sistem irigasi dari sungai ke sawah-sawah membuat hasil panen berlipat ganda, serta akibat pengukuran ulang. Tidak diremehkan pula kegigihan para mandor melakukan kontrol menjelang potong padi.

Read more...

5 comments - What do you think?
Posted by Pendongeng - April 12, 2010 at 12:00 am

Categories: Nusantara   Tags: , , , , , , , ,

Si Panjang

Kompeni Belanda pada abad ke-18 di Batavia merasa menghadapi masalah besar. Hambatan itu datang dari kalangan pedagang. Pelopornya adalah para tauke. Saingan ini memang amat licin karena para tauke dan organisasinya begitu terpadu. Sampai ke pelosok-pelosok mereka punya jaringan yang rapi dan tidak kentara, terutama dalam bidang perdagangan. Kalau harga yang satu naik, harga yang lain ikut naik. Tidak ada yang berbeda. Begitu juga dengan barang-barang mana yang harus muncul dan mana pula yang tidak dikeluarkan dulu. Semua demi keuntungan para tauke.

Read more...

2 comments - What do you think?
Posted by Pendongeng - April 5, 2010 at 4:56 pm

Categories: Nusantara   Tags: , , , , , ,

Next Page »