Cerita dari dunia fantasi, negeri dongeng di wilayah keia menceritakan seorang lelaki berperawakan tinggi, kurus, tulangnya besar. Pipinya agak tirus ia suka sekali berpetualang dan penyuka kopi. Yang paling aku ingat dia sering membuatkan cokelat panas untukku. Dialah Tama sahabatku
» persahabatan
- Mencari KebahagiaanBy Pendongeng on July 29th, 2011 | 6 Comments
Ada seekor celeng yang pemurung. Ia mempunyai tetangga seekor kera yang mempunyai sifat sebaliknya. Kera itu periang, banyak memiliki sahabat, serta pintar memberi nasihat. Suatu hari, celeng bertamu ke rumah kera.
- Si Buta Dan Si BungkungBy Pendongeng on May 12th, 2010 | 25 Comments
Di suatu kampung tinggallah dua orang pemuda sebaya. Mereka bersahabat akrab sekali. Kemana pun mereka pergi selalu bersama. Boleh dikata tidak pernah terjadi pertengkaran di antara mereka. Jika yang seorang sedang marah, yang seorang lagi berdiam diri atau membujuk sehingga kemarahannya reda. Begitu juga jika ada kesulitan, selalu mereka atasi bersama.
- Nyai Anteh Sang Penunggu BulanBy Pendongeng on February 8th, 2010 | 47 Comments
Nyi Anteh Pada jaman dahulu kala di Jawa Barat ada sebuah kerajaan bernama kerajaan Pakuan. Pakuan adalah kerajaan yang sangat subur dan memiliki panorama alam yang sangat indah. Rakyatnya pun hidup damai di bawah pimpinan raja yang bijaksana. Di dalam istana ada dua gadis remaja yang sama-sama jelita dan selalu kelihatan sangat rukun. Yang satu bernama Endahwarni dan yang satu lagi bernama Anteh. Raja dan Ratu sangat menyayangi keduanya, meski sebenarnya kedua gadis itu memiliki status sosial yang berbeda. Putri Endahwarni adalah calon pewaris kerajaan Pakuan, sedangkan Nyai Anteh adalah hanya anak seorang dayang kesayangan sang ratu. Karena Nyai Dadap, ibu Nyai Anteh sudah meninggal saat melahirkan Anteh, maka sejak saat itu Nyai Anteh dibesarkan bersama putri Endahwarni yang kebetulan juga baru lahir. Kini setelah Nyai Anteh menginjak remaja, dia pun diangkat menjadi dayang pribadi putri Endahwarni.
- Kera dan AyamBy Pendongeng on May 18th, 2009 | 11 Comments
Pada jaman dahulu, tersebutlah seekor ayam yang bersahabat dengan seekor kera. Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama, karena kelakuan si kera. Pada suatu petang Si Kera mengajak si ayam untuk berjalan-jalan. Ketika hari sudah petang si Kera mulai merasa lapar. Kemudian ia menangkap si Ayam dan mulai mencabuti bulunya. Si Ayam meronta-ronta dengan sekuat tenaga. Akhirnya, ia dapat meloloskan diri.


Mandin Tangkaramin
Seekor Anak Singa
Legenda Dracula
Istana Bunga
Legenda Gunung Batu Hapu
Timun Emas
Si Pitung
Si Keledai
Legenda Kamandaka Si Lutung Kasarung
Anak Durhaka Dari Singapura (Kisah Nyata)