Pada suatu masa, hiduplah Pak Serkah dan keluarganya. Pak Serkah hanya bekerja sebagai pedagang keliling. Hidupnya serba kecukupan. Dia mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Nana. Barang-barang yang dijualnya ada ember, gayung, tempat minum, tempat makan, dan lain-lain. Semua barang dagangannya itu dimasukkan-nya kedalam sebuah gerobak tua pemberian Kakeknya yang sudah meninggal. Itulah hadiah terakhir Pak Serkah dari Kakeknya.


Aryo Menak dan Tujuh Bidadari
Towjatuwa dan Buaya Sakti
Asal Usul Telaga Biru
Si Panjang
Bunga Mawar Yang Baik
Asal Nama Kota Indramayu
Raja yang Meredam Kekacauan Dunia
Entong Gendut Dari Batuampar
Asal Usul Banyuwangi