<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
> <channel><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; sungai</title> <atom:link href="http://dongeng.org/tag/sungai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dongeng.org</link> <description>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &#38; Nusantara</description> <lastBuildDate>Wed, 25 Apr 2012 11:46:58 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /><itunes:summary>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:summary> <itunes:author>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat</itunes:author> <itunes:explicit>no</itunes:explicit> <itunes:image href="http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/itunes_default.jpg" /> <itunes:subtitle>Lestarikan dongeng dan cerita rakyat Indonesia &amp; Nusantara</itunes:subtitle> <image><title>Dongeng Anak dan Cerita Rakyat &#187; sungai</title> <url>http://dongeng.org/wp-content/plugins/powerpress/rss_default.jpg</url><link>http://dongeng.org</link> </image> <item><title>Legenda Pesut Mahakam</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-pesut-mahakam.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-pesut-mahakam.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 29 Jul 2011 02:32:33 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[fabel]]></category> <category><![CDATA[hewan]]></category> <category><![CDATA[Kalimantan Timur]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[saudara]]></category> <category><![CDATA[sungai]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=111</guid> <description><![CDATA[Di Kalimanatan terdapat sebuah sungai yang terkenal yaitu Sungai Mahakam. Di sungai tersebut terdapat ikan yang sangat khas bentuknya yaitu Pesut Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) adalah lumba-lumba air tawar Indonesia. Tubuh tegap, sirip punggung kecil &#38; segitiga serta kepala bulat/tumpul dgn mata yg kecil. Tergolong lumba-lumba kecil, dgn panjang dewasa 2,0 – 2,75 m, bayi pesut 1,0 m. Pesut tdk terlalu aktif, terkadang melompat rendah). Sebenarnya pesut bukanlah ikan tetapi mamalia air sebagaimana Lumba-lumba dan Paus. Menurut penduduk sekitar sungai tersebut Pesut bukanlah sembarang ikan tetapi adalah jelmaan manusia.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-kamandaka-si-lutung-kasarung.html' rel='bookmark' title='Legenda Kamandaka Si Lutung Kasarung'>Legenda Kamandaka Si Lutung Kasarung</a> <small>Di Jawa Barat pada jaman dahulu kala ada sebuah Kerajaan Hindu yang besar dan cukup kuat, yaitu berpusat di kota Bogor. Kerajaan itu adalah Kerajaan "Pajajaran", pada saat itu raja yang memerintah yaitu Prabu Siliwangi. Beliau sudah lanjut usia dan bermaksud mengangkat Putra Mahkotanya sebagai penggantinya.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-ular-ndaung.html' rel='bookmark' title='Legenda Ular n&#8217;Daung'>Legenda Ular n&#8217;Daung</a> <small>Dahulu kala, di kaki sebuah gunung di daerah Bengkulu hiduplah seorang wanita tua dengan tiga orang anaknya. Mereka sangat miskin dan hidup hanya dari penjualan hasil kebunnya yang sangat sempit. Pada suatu hari perempuan tua itu sakit keras.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-telaga-bidadari.html' rel='bookmark' title='Legenda Telaga Bidadari'>Legenda Telaga Bidadari</a> <small>Telaga itu tidak seberapa lebar dan dalam, kurang lebih tiga meter panjangnya dan dua meter lebarnya dengan kedalaman dua meter. Airnya Bening dan jernih, tidak pernah kering walau kemarau panjang sekalipun. Letaknya di atas sebuah pematang, di bawah keteduhan, kelebatan, dan kerindangan pepohonan, khususnya pohon limau. Jika pohon-pohon limau itu berbunga, berkerumunlah burung-burung dan serangga mengisap madu. Di permukaan tanah itu menjalar dengan suburnya sejenis tumbuhan, gadung namanya. Gadung mempunyai umbi yang besar dan dapat dibuat menjadi kerupuk yang gurih dan enak rasanya. Akan tetapi, jika kurang mahir mengolah bisa menjadi racun bagi orang yang memakannya karena memabukkan.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-pesut-mahakam.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>21</slash:comments> </item> <item><title>Legenda Telaga Bidadari</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-telaga-bidadari.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-telaga-bidadari.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 23 Mar 2010 17:00:31 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[bidadari]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[Cinta]]></category> <category><![CDATA[danau telaga]]></category> <category><![CDATA[Kalimantan Selatan]]></category> <category><![CDATA[kebahagiaan]]></category> <category><![CDATA[kecantikan]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[niat baik]]></category> <category><![CDATA[sungai]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=394</guid> <description><![CDATA[Telaga itu tidak seberapa lebar dan dalam, kurang lebih tiga meter panjangnya dan dua meter lebarnya dengan kedalaman dua meter. Airnya Bening dan jernih, tidak pernah kering walau kemarau panjang sekalipun. Letaknya di atas sebuah pematang, di bawah keteduhan, kelebatan, dan kerindangan pepohonan, khususnya pohon limau. Jika pohon-pohon limau itu berbunga, berkerumunlah burung-burung dan serangga mengisap madu. Di permukaan tanah itu menjalar dengan suburnya sejenis tumbuhan, gadung namanya. Gadung mempunyai umbi yang besar dan dapat dibuat menjadi kerupuk yang gurih dan enak rasanya. Akan tetapi, jika kurang mahir mengolah bisa menjadi racun bagi orang yang memakannya karena memabukkan.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-telaga-warna.html' rel='bookmark' title='Asal Usul Telaga Warna'>Asal Usul Telaga Warna</a> <small>Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Kutatanggeuhan. Kutatanggeuhan merupakan kerajaan yang makmur dan damai. Rakyatnya hidup tenang dan sejahtera karena dipimpin oleh raja yang bijaksana. Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Raja dan ratu sangant bijaksana sehingga kerjaan yang dipimpin makmur dan tenteram.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/aryo-menak-dan-tujuh-bidadari.html' rel='bookmark' title='Aryo Menak dan Tujuh Bidadari'>Aryo Menak dan Tujuh Bidadari</a> <small>Aryo Menak adalah seorang pemuda yang sangat gemar mengembara ke tengah hutan. Pada suatu bulan purnama, ketika dia beristirahat dibawah pohon di dekat sebuah danau, dilihatnya cahaya sangat terang berpendar di pinggir danau itu. Perlahan-lahan ia mendekati sumber cahaya tadi. Alangkah terkejutnya, ketika dilihatnya tujuh orang bidadari sedang mandi dan bersenda gurau disana.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html' rel='bookmark' title='Legenda Gunung Batu Hapu'>Legenda Gunung Batu Hapu</a> <small>Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-telaga-bidadari.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>32</slash:comments> </item> <item><title>Asal Usul Kota Banjarmasin</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-kota-banjarmasin.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-kota-banjarmasin.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 23 Feb 2010 17:00:18 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[asal nama]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category> <category><![CDATA[islam]]></category> <category><![CDATA[Kalimantan Selatan]]></category> <category><![CDATA[kerajaan]]></category> <category><![CDATA[pangeran]]></category> <category><![CDATA[saudara]]></category> <category><![CDATA[Sejarah]]></category> <category><![CDATA[sungai]]></category> <category><![CDATA[tamak]]></category> <category><![CDATA[tulus]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=386</guid> <description><![CDATA[Pada zaman dahulu berdirilah sebuah kerajaan bernama Nagara Daha. Kerajaan itu didirikan Putri Kalungsu bersama putranya, Raden Sari Kaburangan alias Sekar Sungsang yang bergelar Panji Agung Maharaja Sari Kaburangan. Konon, Sekar Sungsang seorang penganut Syiwa. la mendirikan candi dan lingga terbesar di Kalimantan Selatan. Candi yang didirikan itu bernama Candi Laras. Pengganti Sekar Sungsang adalah Maharaja Sukarama. Pada masa pemerintahannya, pergolakan berlangsung terus-menerus. Walaupun Maharaja Sukarama mengamanatkan agar cucunya, Pangeran Samudera, kelak menggantikan tahta, Pangeran Mangkubumi-lah yang naik takhta.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-nama-kota-indramayu.html' rel='bookmark' title='Asal Nama Kota Indramayu'>Asal Nama Kota Indramayu</a> <small>Hikayat yang beredar dari mulut ke mulut menuturkan, alkisah Raden Wiralodra, putra ketiga Tumenggung Gagak Singalodra yang bermukim di daerah Banyuurip, Bagelen, Jawa Tengah, terpanggil untuk mencari dan mengembangkan wilayah di sekitar Sungai Cimanuk.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-nama-kota-surabaya.html' rel='bookmark' title='Asal Nama Kota Surabaya'>Asal Nama Kota Surabaya</a> <small>Setidaknya ada tiga keterangan tentang muasal nama Surabaya. Keterangan pertama menyebutkan, nama Surabaya awalnya adalah Churabaya, desa tempat menyeberang di tepian Sungai Brantas. Hal itu tercantum dalam prasasti Trowulan I tahun 1358 Masehi. Nama Surabaya juga tercantum dalam Pujasastra Negara Kertagama yang ditulis Mpu Prapanca. Dalam tulisan itu Surabaya (Surabhaya) tercantum dalam pujasastra tentang perjalanan pesiar pada tahun 1365 yang dilakukan Hayam Wuruk, Raja Majapahit.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-banyuwangi.html' rel='bookmark' title='Asal Usul Banyuwangi'>Asal Usul Banyuwangi</a> <small>Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putra yang gagah bernama Raden Banterang. Kegemaran Raden Banterang adalah berburu.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/asal-usul-kota-banjarmasin.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> <item><title>Si Lancang</title><link>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html</link> <comments>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 24 Apr 2009 16:44:27 +0000</pubDate> <dc:creator>Pendongeng</dc:creator> <category><![CDATA[Nusantara]]></category> <category><![CDATA[asal usul]]></category> <category><![CDATA[cerita anak]]></category> <category><![CDATA[durhaka]]></category> <category><![CDATA[legenda]]></category> <category><![CDATA[Riau]]></category> <category><![CDATA[sungai]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://dongeng.org/?p=118</guid> <description><![CDATA[Konon, pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang wanita miskin dengan anak laki-lakinya yang bernama si Lancang. Mereka berdua tinggal di sebuah gubuk reot di sebuah negeri bernama Kampar. Ayah si Lancang sudah lama meninggal dunia. Emak Lancang bekerja menggarap ladang orang lain, sedangkan si Lancang menggembalakan ternak tetangganya.
Related posts:<ol><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/malin-kundang-si-anak-durhaka.html' rel='bookmark' title='Malin Kundang'>Malin Kundang</a> <small>Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di pantai Air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/legenda-gunung-batu-hapu.html' rel='bookmark' title='Legenda Gunung Batu Hapu'>Legenda Gunung Batu Hapu</a> <small>Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.......</small></li><li><a
href='http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/naga-sabang-dan-dua-raksasa-seulawah.html' rel='bookmark' title='Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah'>Naga Sabang dan Dua Raksasa Seulawah</a> <small>Pada suatu masa saat pulau Andalas masih terpisah menjadi dua pulau yaitu pulau bagian timur dan pulau bagian barat, kedua pulau ini di pisahkan oleh selat barisan yang sangat sempit, diselat itu tinggalah seekor naga bernama Sabang, pada masa itu di kedua belah pulau tersebut berdiri dua buah kerajaan bernama Kerajaan Daru dan Kerajaan Alam. Kerajaan Daru di pimpin oleh Sultan Daru berada di pulau bagian timur dan kerajaan Alam di pimpin oleh Sultan Alam berada dipulau bagian barat. Sultan Alam sangat Adil dan bijaksana kepada rakyatnya dan sangat pintar berniaga sehingga kerajaan Alam menjadi kerajaan yang makmur dan maju. Sedangkan Sultan Daru sangat kejam kepada rakyatnya dan suka merompak kapal-kapal saudagar yang melintasi perairannya.......</small></li></ol>]]></description> <wfw:commentRss>http://dongeng.org/cerita-rakyat/nusantara/si-lancang.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  dongeng.org/tag/sungai/feed ) in 1.75045 seconds, on May 22nd, 2012 at 4:58 am UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 22nd, 2012 at 5:58 am UTC -->
