Pada suatu masa, hiduplah Pak Serkah dan keluarganya. Pak Serkah hanya bekerja sebagai pedagang keliling. Hidupnya serba kecukupan. Dia mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Nana. Barang-barang yang dijualnya ada ember, gayung, tempat minum, tempat makan, dan lain-lain. Semua barang dagangannya itu dimasukkan-nya kedalam sebuah gerobak tua pemberian Kakeknya yang sudah meninggal. Itulah hadiah terakhir Pak Serkah dari Kakeknya.


Aryo Menak dan Tujuh Bidadari
Buluh Perindu
Suri Ikun dan Dua Burung
Mirah, Singa Betina Dari Marunda
Istana Bunga
Si Parkit Raja Parakeet
Sigarlaki dan Limbat
Ratu Aji Bidara Putih
Pulau Kakak-Beradik